Selasa, 23 Oktober 2012

rainbow cake

Sejarah Rainbow Cake

Sebelum membahas tentang bagaimana cara membuat Rainbow Cake ini, maka alangkah lebih baiknya kalau kita pelajari dulu sejarah dari Rainbow Cake itu sendiri. Adalah Kaitlin Flannery, yaitu seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi Amerika Serikat yang mengawali pembuatan Rainbow Cake.

Kaitlin Flannery pada awalnya membuat Rainbow Cake karena ingin memberikan kejutan kepada salah satu sahabatnya yang hendak ingin merayakan pesta ulang tahun. Karena seorang sahabatnya tersebut memang selama ini suka dengan warna pelangi, sehingga Kaitlin mencoba membuat kue dengan warna pelangi untuk ulang tahun sahabatnya tersebut.

Apa yang terjadi setelah Kaitlin memberikan kue tersebut kepada sahabatnya? Ternyata sang sahabat sangat suka dengan kejutan yang diberikan Kaitlin melalui kue yang dibuatnya tersebut. Bukan hanya sahabat yang berulang tahun saja yang menyukai kue tersebut, tetapi teman-teman yang lain yang turut serta dalam ulang tahun tersebut juga turut tertarik dengan karya Kaitlin.

Akhirnya karya Kaitlin atas Rainbow Cake menyebar disitus jejaring sosial, dan sampai saat ini karya tersebutpun akhirnya dikenal secara luas oleh banyak orang diseluruh dunia.

Cara Membuat Rainbow Cake

Setelah mengetahui bagaimana sekilas sejarah Rainbow Cake yang sudah dipublikasikan diatas, maka berikut ini blog Karo Cyber akan mempublikasikan kepada teman-teman bagaimana cara membuat Rainbow Cake ini beserta apa-apa saja resep Rainbow Cake yang terlebih dahulu yang harus dipersiapkan agar nantinya dapat tercipta kue Rainbow Cake yang sangat lezat.

Untuk mengetahui secara lengkap cara membuat Rainbow Cake tersebut, maka teman-teman dapat melihatnya secara lengkap seperti yang akan dipublikasikan kepada kamu dibawah ini:

Resep untuk membuat Rainbow Cake :   
  • 400 gr gula   
  • 5 butir putih telur   
  • 226 gram butter   
  • 1/2 sdt garam   
  • 4 sdt baking powder   
  • 355 gr susu UHT   
  • 375 gram tepung   
  • 6 jenis warna / pewarna makanan (merah, kuning, orange, biru, hijau, ungu)   
  • 2 sdt vanila esens
Resep Toping Rainbow Cake:   
  • 100 gr mentega putih   
  • Springkle warna warni   
  • 100 gr cream cheese
Cara Membuat Rainbow Cake :   
  1. Campur tepung, vanila esens, bakin powder, serta garam di dalam satu wadah, lalu sisihkan.    
  2. Kocoklah putih telur, hingga tampak kaku, lalu sisihkan.   
  3. Kocoklah butter dan gula, hingga lembut. Lalu tambahkan putih telur yang telah dikocok tadi sedikit demi sedikit.   
  4. Tambahkan campuran tepung tadi beserta susu UHT secara bergantian ke dalam adonan telur tersebut, lalu aduklah hingga rata.  
  5. Tuang adonan tersebut ke dalam 6 wadah, lalu beri pewarna sesuai Rainbow Cake (6 Warna)   
  6. Lalu pangganglah adonan tersebut ke dalam suhu 160'C selama kurang lebih 15-20 menit.   
  7. Setelah itu, dinginkan dan susun secara bertumpuk sesuai urutan warna selera Anda.   
  8. Kocok cream cheese, serta mentega putih, hingga lembut. Setelah itu oleskan pada cake, pada bagian atas.   
  9. Hiasi Cake dengan sprigkle warna-warni.   
  10. Taraaa,..Rainbow Cake sudah siap dihidangkan.   
  11. Agar Rainbow Cake buatan Anda tersebut tampak cantik, potonglah cake, dengan tujuan untuk memamerkan bagian dalam Rainbow Cake yang warna-warni.

kakek nenek

Hembusan angin kencang yang tiada hentinya bagi sebagian orang mungkin tak banyak berarti. Bahkan bagi para petani padi, angin kencang begitu sangat dibenci karena apabila sudah datang angin tersebut, hasil panen akan selalu menurun drastis akibat terganggunya bunga padi yang tertiup oleh hembusan angin kencang.
Namun tidak bagi Mr Ohashi dan Mrs Eiko Ohashi. Warga asal Jepang ini, angin kencang adalah merupakan sebuah anugerah tersendiri karena dengan tiupan angin kencang tersebut pasangan suami istri ini bisa menyalurkan hobi uniknya yaitu menerbangkan ratusan layang-layang hasil buah karyanya sendiri hingga bisa melesat jauh tinggi ke atas mengikuti arah angin bertiup.
Layang-layang bagi kedua pasangan suami istri asal Jepang ini sudah sangat akrab yang dijadikan bagian dari kehidupannya. Sejak dulu hingga usia senja, hobi uniknya ini tidak pernah terlewatkan. Apabila ada tiupan angin kencang, tak heran keduanya sontak untuk menerbangkan layang-layang.
Bayangkan di usianya yang ke-80 tahun, Mr Oashi, masih mampu menciptakan karya layangan berbagai jenis. Sementara istrinya Mrs Eiko Oashi, kini sudah berusia 75 tahun, namun usianya tersebut tidak mengurangi kesigapan dan ketrampilannya untuk menerbangkan dan mengendalikan 300 layangan favoritnya yaitu Dragon Kite dengan panjang benang sekitar 700 meter.
Pantas kalau mereka berdua dijuluki Pelayang Legendaris. Bagaimana tidak, sejak tahun 1960-an, pasangan suami istri asal Jepang ini sudah menekuni hobi membuat dan menerbangkan layang-layang. Setiap ada kesempatan, keduanya selalu berburu angin kencang demi menyalurkan hobinya.

Minggu, 30 September 2012

hay blog aku udah gatau lagi mau curhat sama siapa , pasti kalian gak ada yang tau perasaan aku. ya mungkin karena memang gak ada satupun dari kalian yang tau masalah ini. aku memang selalu terlihat biasa-biasa aja karena gapunya pacar tapi apakah kalian tau kalo sebenernya ini menyakitkan , karena apa? karena sebagai seorang seperti aku yang gak punya kelebihan apa-apa akan sulit menghadapi kesendirian ini. malam ini aku gatau kenapa air mata aku netes ga sengaja aku juga bingung kenapa aku bisa seperti ini mungkin ini karena rasa sesek di dalam hati itu udh gabisa di than lagi ya. ya tuhan andai semuanya tau masalahku apa :(

Jumat, 13 April 2012

kita adalah cinta

Siapakah kita? Siapakah aku? Kenapa kita dilahirkan ke dunia ini? Kenapa kita besar dan sekolah? Buat apakah semua ini? Dan, bagaimanakah akhirnya?
Semua pertanyaan ini mungkin tidak akan mendapat jawabannya hingga kita menutup mata. Namun selama aku hidup, inilah yang aku percaya …
Bahwa aku ada karena cinta. Bahwa aku hidup untuk cinta. Dan suatu hari aku akan berpulang kembali ke cinta.
Cinta bukan berarti selalu tertawa. Bukan berarti selalu bersedih. CInta bukan berarti selalu mengetahui. Tapi, cinta berarti selalu memahami.
Siapakah kita? Siapakah aku? Pada akhirnya, aku hanya bisa menjawab. Bahwa jati diri kita hanyalah satu, yaitu cinta. Karena, kalau bukan karena cinta, keberadaan kita di dunia pastilah kehilangan makna.