Rabu, 16 Januari 2013

JEMURAN

13304068801459538974
topiclessbar.wordpress.com
Sebagai arsitek, jika aku mendesain apapun, aku tetap harus memikirkan segala sesuatu untuk bisa mengakomodir dalam semua kegiatan manusia, walaupun tentang sesuatu hal yang sangat kecil, yang mungkin kadang2 tidak terpikirkan karena ’sesuatu yang kecil itu’ menjadi ’sesuatu yang besar’ pada suatu hari nanti. ‘Sesuatu yang kecil’ itu salah satunya adalah jemuran.
Jika aku mendesain rumah ‘landed’ ( rumah diatas tanah ), mungkin tidak terlalu bermasalah, karena walaupun tanah dan rumahnya kecil, tetapi bisa di desain sedemikian supaya tidak terlalu terlihat dari tampak depan. Misalnya, aku membuat ’sketsel’ atau devider untuk menutupi tempat jemuran, atau dinding tanaman, atau yang lain. Banyak konsep dan desainnya dan mudah membuatnya. Sangat mudah …..
Tetapi, bagaimana dengan di apartemen? Apartemen besarnya jauh lebih kecil dari rumah ‘landed’, walaupun rumah ‘landed’ yang terkecil, karena pun rumah itu bisa dibuat lebih dari 1 lantai. Berbeda dengan apartemen, yang sama sekali tidak bisa dimodifikasi, pun tanahnya milik bersama, tower apartemen itu. Dan dalam aku mendesain apartemen, aku atau tim kami, pasti memikirkan yang sekecil2nya dalam semua kegiatan manusia.
Untuk jemuran, sebenarnya memang dilema. Walau banyak orang yang sudah super modern untuk kegiatan ‘laundry’ dan pun tinggal di apartemen, orang2 Asia khususnya, lebih memilih menjemur pakaian di terik sinar matahari, pun jika mendung, mereka lebih memilih mengangin2 kan jemuran mereka dibanding mengeringkan dengan mesin cuci.
13304069891784681252
Konsep desainku di sebuah apartemen di Kelapa Gading. Walaupun apartemennya kecil dan sempit, tetapi bisa di ‘akal’I untuk menempatkan mesin cuci dan mesin pengering yang sampai 100%. Apartemen ini memang hanya dihuni seorang pria yang hanya sendiri, jadi tidak terlalu peduli tentang jemuran ….
1330407021710525545
Atau jika kamar mandinya yang lebih luas, bisa ditempatkan disana untuk mesin cuci dan mesin pengering. Ini di apartemen temanku di Seoul ketika aku berlibur kesana …..
13304070801123929482
1330407152748291436
Atau di desain khusus untuk laundry, sehingga memang ‘bersih’ dan tidak ada jwmuran lewat jendela.
Walau untuk apartemen menengah keatas, kami selalu menyediakan ‘laundy’ sampai 100% kering, pun orang2 Asia tetap memilih tidak memakainya, juga di apartemen. Dan tim kami juga sering mendesain tempat ‘laundry’ di basement, dengan banyak mesin cuci, seperti hampir semua apartemen di Amerika dan di Eropa. Tetapi pada kenyataannya, kita, warga Asia tetap membuat ‘jemuran’ yang di keluarkan dari jendela, karena jemuran2 orang2 yang ada di apartemen terlalu banyak …… jika orang2 Amerika atau Eropa, biasanya mereka tinggal di apartemen hanya 1 atau 2 orang saja, keluarga besar lebih memilih rumah ‘landed’ atau apartemen besar dan mewah ……
1330407196644826538
13304072292058815470
Konsep laundry di apartemen di Brussel dan di Amsterdam, ketika aku memang survey kesana. Laundry ini berada di basement dan lantai dasar di apartemen mereka. Dan konsep ini juga semua arsitek inginkan, bahwa laundry diletakkan di bawah, dan dipakai bersama …..
13304072701692288006
Konsep ini yang biasanya dipakai di Asia, termasuk di Jakarta, tetapi jika di ‘medium apartment’, dengan mereka bisa membuat teralis. Jika ‘low cost apartment’ biasanya langsung keluar dari jendela …..
13304072991706435404
13304073371615152858
Jemuran dari jendela di ShenZhen China dan di Hongkong. Ini memang apartemen murah dan tidak mempunyai tempat sama sekali untuk jemuran dan laundry ( mesin cuci dan mesin pengering ).
13304073611098867878
1330407386627107582
Apartemen murah di Malaysia.
13304074291353420809
Wah ….. aku baru tahu ( kfk.kompas.com ) bahwa ada apartemen yang justru mendesain untuk tempat jemuran. Lihat saja foto diatas. Ada tempat khusu untuk jemuran ….. padahal buat kami tim arsitek dimanapun, adalah tidak ingin melihat jemuran di tampak depan bangunan dimanapun …..
Tim arsitek pun selalu mencoba untuk mendesain tempat untuk jemuran di apartemen, biasanya aku memberi tempat di ruang service, tetapi tetap aku tidak mengijinkan jemuran terlihat dari luar ( seperti di rumah ‘landed’ ). Toh, orang2 Asia tetap mengeluarkan jemurannya dari jendelan ……
Suatu saat, aku ke Venezia. Venezia memang merupakan kota air ( lihat tulisanku Menikmati ‘Piazza San Marco’ di Venezia, Bersama Merpati ). Eh, ternyata disanapun ada jemuran yang dikeluarkan lewat jendala ….. Aku sangat mengerti, bahwa di Venezia memang sebuah kota air, dan apartemen2 nya memang kecil2 dan tidak ada balkon, jadi mereka mengeluarkan jemurannya lewat jendela …..
13304074851542006519
1330407525777854052
Laundry di Venezia …..
Aku menengadah keatas ketika aku melewati ‘kanal tikus’, naik gondola. Apartemen2 ‘low cost’ disana memang sangat kecil dan tidak ada halaman sama sekali. Mungkin juga tidak ada ‘basement laudry room’nya walau bisa dipakai bersama, sehingga mereka menjemur pakainya lewat jendela seperti di Asia …..
Aaahhhh ….., ternyata sama saja ya. Tentang jemuran memang sangat ‘krusial’ dan ’sesuatu’ banget ….. Walau mungkin hanya ’sesuatu yang kecil’ tetapi membuat banyak pihak ‘berkeberatan’ jika jemuran membuat bangunan mereka menjadi ‘berantakan’ ….. Dan tim arsitek dimanapun, tetap berusaha untuk mencari solusinya, dimanapun dan untuk siapapun ……
Salamku …..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar